Konser JRSF 2017 Akan Jadikan Malang Sebagai Kotanya Reggae di Indonesia

MAHATA – Bali menjadi bagian dari 10 destinasi wisata telah ditetapkan  pemerintah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan kunjungan Wisataan lokal maupun mancanegara.

 

Salah satunya melalui Industri Musik, masyarakat Reggae di Bali menggelar sebuah event yang bertajuk Konser Amal Bali Reggae Star Festival 2017 (BRSF) beberapa pekan lalu.

Gelar pers konfrens Konser Amal Jatim Reggae Star Festival 2017

Menurut Agung, pria asal pulau dewata sebagai menyampaikan BRSF ini pertama kali digelar pada tahun 2015.

 

“Bermula dari tantangan untuk membuat festival musik khusus reggae di Bali. Sebab selama ini musik Reggae hanya menempel pada konser-konser musik atau festival-festival yang ada di Bali. Tadinya saya pikir tidak mungkin membuat festival reggae, ternyata begitu disuarakan peminatnya sangat banyak. Bahkan dari luar negeri segala ikut memeriahkan. Jadilah tahun 2015 kami selenggaraka untuk pertama kalinya,” papar Agung dalam gelar pers konfrens di Jakarta , Selasa (21/11).

 

Pria yang akrab disapa bli agung ini menambahkan bahwa keberhasilan event BRSF 2017 ini mendorong tersenggaranya kembali Konser Amal Jatim Reggae Star Festival 2017 (JRSF) .

 

“Konser JRSF 2017 ini akan digelar di Stadion Brantas , Kota Batu Malang pada 16 Desember dengan mengusung tema Salam Damai , ” jelasnya.

 

Bli agung menjelaskan beberapa artis reggae papan atas yang akan meramaikan event JRSF 2017 diantaranya, Toni Q dan Rastafara, sejumlah grup Reggae lainnya seperti  Cozy Republik, Steven Jam, Denny Frust, dan masih banyak lagi. “Kami sendiri sempat kewalahan untuk memilih grup –grup reggae yang akan tampil dalam acara Jatim Reggae Star Festival. Bukan apa-apa karena jumlah grup reggae di jawa Timur umumnya dan malang khususnya ternyata sangat banyak dan bagus –bagus serta memiliki fans sendiri yang jumlahnya puluhan ribu,”  pungkasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama , Promotor acara JRSF 2017 ini menyampaikan Konser JRSF 2017 ini merupakan merupakan pertemuan reggae mania terbesar di Jawa Timur. “ Kita akan jadikan Malang sebagai kota Reggae melihat banyaknya grup dan antusias penonton reggae. Dan yang pasti ini bukan sekedar pertemuan atau konser, tetapi harus memberikan sumbangsih bagi kota Malang. Maka kita menyebut ini juga sebagai konser amal. Charity Concert,”  tuturnya.

 

Sedangkan Tony Q sebagai salah satu guest star dalam acara JRSF 2017 mengatakan bahwa musik Reggae  merupakan jenis musik yang paling bertahan di Indonesia dan mempunyai fans hingga ratusan ribu di seluruh nusantara.

 

Tony Q mengaku bahwa musik Reggae yang tengah berkembang saat ini telah berkembng pesat dan telah banyak diadopsi jenis musik lainnya, seperti dangdut koplo. Bahkan konsep musik reggae juga sudah diadposi oleh musik lain seperti dangdut koplo yang akhir akhir ini marak,”  tutup Tony Q.

 

DD – RED