Potensi Tinggi, Bangun Industri Otomotif Nasional Butuh Proses Lama

TANGKASNews – “Membangun Industri Otomotif Indonesia memerlukan proses dan Waktu yang cukup panjang serta membutuhkan peran generasi muda sebagai anak bangsa .”

 

Demikian yang disampaikan Presiden Institut Otomotif Indonesia, Ir Made Dana M Tangkas, Msi usai melakukan pertemuan dengan President Japan Automotive Research Intstitut (JARI) , Tokyo pada Senin , (23/11) dalam akun media sosialnya.

 

Made Dana Tangkas menegaskan hanyak anak negeri dalam perannya yang mampu merubah wajah pertumbuhan Industri Nasional.

 

“Apakah sebagai pembangun, pendiri, pelaku, pesuruh, pembuat pelaksana, ataupun berperan sebagai penonton, ”  imbuh Dewan Pembina Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).

 

Untuk itu, Made Dana Tangkas menghimbau agar para pelaku dan tskeholders saling bahu membahu, bekerja sama dan berkolaborasi dalam rangka memajukan pertumbuhan Industri Nasional dan kemajuan bangsa Indonesia.

 

Dalam kesempatan yang berbeda, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa industri otomotif merupakan salah satu sektor strategis yang menjadi tolak ukur dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

Hingga Juni 2017,imbuhnya, penjualan mobil domestik mencapai 533.537 dan diproyeksikan sepanjang tahun ini sekitar 1,1 juta unit. Kemudian, industri otomotif nasional juga akan meningkatkan performanya dengan menambah kapasitas produksi menjadi 2,2 juta unit per tahun.

 

Menperin menegaskan bahwa Indonesia potensi bagus untuk pengembangan manufaktur otomotif skala global.

 

Hal ini menirutnya karena pangsa pasarnya yang terbesar di Asia Tenggara dengan kontribusi sepertiga total permintaan pasar ASEAN atau senilai USD1 triliun dari USD2,3 triliun.

 

“Kekuatan ini dapat dijadikan sebagai basis produksi bagi pabrikan untuk kebutuhan domestik maupun lokal,” ungkapnya.

 

Airlangga juga mengatakan adanya support  1.500 perusahaan komponen di dalam negeri mulai lapis pertama hingga ketiga menjadi faktor potensi pengembangan Industri Otomotif di Indonesia itu cukup besar

 

“Saat ini, jumlah tenaga kerja kita di sektor otomotif mencapai satu juta orang. Apabila digabung dengan industri pendukungnya, bisa lebih dari lima juta tenaga kerja,” terangnya.

 

Red

Editor : Intan

Mungkin Anda juga menyukai